UJI PEMBEBANAN JEMBATAN KAYU

Setelah melakukan perakitan jembatan, dilakukan uji pembebanan  terhadap jembatan kayu. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kekokohan dari jembatan masing-masing tim peserta KJI. Jembatan kayu yang dipertandingkan ini memiliki bentang sepanjang 4 m dan dirancang untuk pejalan kaki. 8 tim yang mengikuti kompetisi ini diberi waktu 100 menit untuk perakitannya. Tim tercepat yang berhasil menyelesaikan perakitan adalah Politeknik Negeri Bandung, disusul oleh Institut Teknologi Bandung dan Universitas Mataram. Untuk uji beban yang dilakukan tidak jauh berbeda dengan pengujian beban pada jembatan baja, hanya saja beban yang diberikan sebesar 250 kg dengan lendutan maksimal 10 mm. Berikut adalah rekapitulasi nilai lendutan di ¼ bentang  kategori jembatan kayu :

  1. Tim Reswara Dewa dari Politeknik Negeri Bandung lendutan sebesar 1,71 mm
  2. Tim Koya Danta Kunjara dari ITB lendutan sebesar 5,80 mm.
  3. Tim Sasambo dari Universitas Mataram lendutan sebesar 5,18 mm
  4. Tim Edelwiss dari UB lendutan sebesar 1,17 mm
  5. Tim Cremona dari UM lendutan sebesar 1,32 mm
  6. Tim Citra s-54 dari ITS lendutan sebesar 1,28 mm
  7. Tim Bhuumi Naara Bayu dari UI lendutan sebesar 1,76 mm
  8. Tim Niskala dari PNJ lendutan sebesar 2,70 mm

Rekapitulasi nilai lendutan dengan beban maksimum 250 kg di ½ bentang :

  1. Tim Reswara Dewa dari Politeknik Negeri Bandung lendutan sebesar 2,21 mm
  2. Tim Koya Danta Kunjara dari ITB lendutan sebesar 9,01 mm.
  3. Tim Sasambo dari Universitas Mataram lendutan sebesar 7,72 mm
  4. Tim Edelwiss dari UB lendutan sebesar 1,42 mm
  5. Tim Cremona dari UM lendutan sebesar 1,55 mm
  6. Tim Citra s-54 dari ITS lendutan sebesar 1,56 mm
  7. Tim Bhuumi Naara Bayu dari UI lendutan sebesar 2,89 mm
  8. Tim Niskala dari PNJ lendutan sebesar 3,95 mm

Untuk kompetisi KBGI, miniatur bangunan dibuat dengan skala 1:6 dan dirancang sedemikian rupa agartahan terhadap gempa. Sesi ketiga yang diikuti oleh 3 tim ini berasal dari Politeknik Negeri Bandung, Universitas Indonesia, dan Universitas Jend. Ahmad Yani. Peserta diberi waktu 3 jam untuk perakitannya. Uji beban dilakukan dengan cara dan tahapan yang sama dengan uji beban yang dilakukan pada sesi-sesi sebelumnya. Sayangnya, ketiga tim tersebut mengalami collapse (deformasi horizontal yang dihasilkan melebihi ketentuan : 10 mm). Berikut rekapitulasi data defleksi horizontal :

  1. Tim Manggala Dewa dari Politeknik Negeri Bandung : 14,02 mm di kg ke 45
  2. Tim Bumi dari Universitas Indonesia : salah satu IPDT mencapai nilai 10,03 mm di kg ke 60
  3. Tim IMR team dari Universitas Jend. Ahmad Yani : salah satu IPDT mencapai nilai 10.8 mm di kg ke 75
Tags: ,

One Response to "UJI PEMBEBANAN JEMBATAN KAYU"

  1. KBGI nya keren paraaaahhhh! ayok StruktuR maju teruoooossss hahahaha :D

Leave a Reply