Browsed by
Category: Kegiatan Kampus

Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa – Tingkat Dasar (LKMM-TD) 2018 Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa – Tingkat Dasar (LKMM-TD) 2018 Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Ketrampilan akademis saja tidak akan menjamin mahasiswa mempunyai bekal dalam menempuh dunia kerja nantinya. Kemampuan berorganisasi juga sangat perlu dikuasai mahasiswa, karena dunia kerja merupakan dunia manajemen manusia. Inilah yang melatar belakangi diadakannya Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar atau disingkat LKMM-TD oleh Himpunan Mahasiswa Sipil Universitas Brawijaya. …Baca selengkapnya

SEMARAK BERQURBAN DI CIA

SEMARAK BERQURBAN DI CIA

Civil in Idul Adha (CIA) yang merupakan kegiatan tahunan FORSIS kembali diadakan pada tanggal 9-12 September 2016. Rangkaian kegiatan untuk menyambut hari raya Idul Adha 1437 H ini dimulai dari membersihkan lingkungan Teknik Sipil Universitas Brawijaya yang dilakukan bersama KBMS. Keesokan harinya kegiatan berlanjut di Desa Sukodadi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang tepatnya di Dusun Kebun Kutho dan Dusun Jamuran. Lokasi tersebut dipilih karena banyaknya mualaf yang membutuhkan syiar Islam.
Pelaksanaan kerja bakti mengawali kegiatan CIA di kedua dusun tersebut mulai pagi hari hingga sore hari.kemudian dilanjutkan dengan kegiatan belajar mengajar TPQ lalu menonton film dan games.keesokan harinya kegiatan yang sama tetap dilakukan namun di Dusun Kebun Kutho diikuti pula dengan persiapan untuk takbir keliling.
Puncak kegiatan pada tanggal 12 September 2016 berupa Shalat Ied bersama dan pemotongan hewan qurban sejumlah 12 ekor kambing.
Pendistribusian daging qurban dilakukan ke tiga dusun antara lain Dusun Kebun Kutho, Dusun Jamuran dan Dusun Ampel Antuk. Selanjutnya penutupan rangkaian acara CIA berupa sambutan, ceramah dan ramah tamah dengan warga dilaksanakan di sore hari. Sambutan dilakukan oleh ketua pelaksana, ketua FORSIS dan petinggi desa.
Menurut Mahardika selaku penanggungjawab kegiatan CIA, kendala yang dihadapi selama kegiatan tersebut hanya pada proses persiapan acara karena bertepatan dengan libur semester. Selanjutnya untuk penyelenggaraan acara CIA ke depan ia mengharapkan kegiatan selama acara bisa lebih inovatif dan dukungan dari dosen, alumni serta KBMS bisa lebih banyak lagi. (struktur-linda/vivi)

Opening Ceremony Kompetisi Jembatan Indonesia XI Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia VII 2015

Opening Ceremony Kompetisi Jembatan Indonesia XI Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia VII 2015

                Jumat 20 Nov 2015, Kompetisi Jembatan Indonesia XI dan Jompetisi Bangunan Gedung Indonesia VII 2015 dibuka dengan opening ceremony yang dimulai pukul 8 pagi. Opening ceremony diikuti oleh seluruh finalis dan supporter di Universitas Kristen Maranatha, Bandung. Kompetisi kali ini diikuti oleh 34 peserta dengan rincian 8 tim untuk jembatan baja, 8 tim untuk jembatan canai dingin, 8 tim untuk jembatan busur, dan 10 tim untuk bangunan gedung. Tema yang diusung dalam Kompetisi Jembatan Indonesia XI Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia VII 2015 adalah Kokoh, Ringan, dan Ramah Lingkungan.

 myhome33

S__12394507

Dalam opening ceremony tersebut, penyerahan piala bergilir Kompetisi Jembatan Indonesia diberikan oleh Universitas Brawijaya selaku Juara Umum Kompetisi Jembatan Indonesia ke-X tahun 2014. Penyerahan piala tersebut diwakili oleh Kepala Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya, Bapak Ir. Sugeng P. Budio, MS.

 myhome22

myhome11

Setelah opening ceremony selesai, dilanjutkan dengan technical meeting bagi finalis untuk memberikan jadwal presentasi, penimbangan, dan perakitan. Untuk penimbangan sendiri nantinya akan dilakukan oleh 1 orang panitia, 1 orang perwakilan dari tim finalis, dan 1 orang perwakilan dari tim finalis universitas lain. (Red/Retno, Alif)

After the Graduation Ceremony, What’s Next?

After the Graduation Ceremony, What’s Next?

               Jumat, 6 November 2015, suasana di ruang sidang Teknik Sipil Universitas Brawijaya cukup berbeda seperti sebelumnya. Kali ini ruang sidang ramai dipenuhi mahasiswa yang berniat masuk untuk mengikuti kuliah tamu yang bertemakan “After the Graduation Ceremony, What’s Next?”.

             Kuliah tamu tersebut menghadirkan Bapak Ir. Yoyok Sukari MBA selaku direktur PT. Kwarsa Hexagon, Bapak Yudi Wachyudiana, S.T., M.T. selaku manager dari PT. Kwarsa Hexagon, dan Bapak Parindra Ardhi Wardhana, S.T. dari PT. Kwarsa Hexagon yang sekaligus alumni dari Teknik Pengairan Unversitas Brawijaya sebagai pemateri. Dalam kuliah tamu sangat menginspirasi mahasiswa-mahasiswi Teknik Sipil Universitas Brawijaya untuk mengambil keputusan yang akan diambil setelah kelulusan.

             Pembicara pertama dalam kuliah tamu ini adalah Bapak Yudi Wachyudiana. Dalam presentasinya, Bapak Yudi sendiri memberikan informasi apa saja yang harus disiapkan seorang mahasiswa ketika sudah lulus nanti, yang di dalamnya terdapat kerja keras dan tidak kenal waktu dalam bekerja. Ada yang berbeda dari kuliah tamu kali ini, hal ini dikarenakan ditengah presentasi pada sesi pertama, Pak Ir. Sugeng P. Budio, MS selaku Ketua Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya memberikan surprise ulang tahun kepada Bapak Yoyok yang pada hari itu bertambah umur.

              Setelah itu dilanjutkan oleh pembicara kedua yaitu Bapak Parinda yang menceritakan pengalaman sesorang yang tidak takut salah. Beliau menceritakan bahwa seseorang bisa mendapatkan promosi jabatan dikarenakan keberaniannya untuk melakukan sesuatu.

           Setelah pemateri ke 1 dan ke 2 dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab yang dipimpin oleh Bapak Alwafi selaku moderator pada kuliah tamu ini. Setelah sesi diskusi 1 selesai dilanjutkan oleh pembicara ke 3 yaitu Bapak Yoyok yang menceritakan profil dan bidang dari PT. Kwarsa Hexagon. Mulai dari apa saja yang pernah ditangani, sampai dengan kwalisi apa saja, dari Pak Yoyok sendiri berpesan agar mahasiswa harus bisa bekerja sama dengan baik dengan rekan kerjanya. Hal tersebut bisa didapat dari pengalamannya dalam berorganisasi agar nantinya mahasiswa Teknik Sipil Universitas Brawijaya siap bertarung dengan pesaing lain.

            Seperti harapan dari panitia kuliah tamu, semua mahasiswa yang hadir diharapkan sudah memiliki gambaran apa saja yang harus dilakukan setelah wisuda. (Red/Retno)

6

Seminar Nasional : Mampukah Indonesia Mengembangkan Sistem Transportasi Massal Bertaraf Internasional ?

Seminar Nasional : Mampukah Indonesia Mengembangkan Sistem Transportasi Massal Bertaraf Internasional ?

         Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB) menggelar seminar nasional bertemakan “Mampukah Indonesia Mengembangkan Sistem Transportasi Massal Bertaraf Internasional?”. Acara ini dilaksanakan di Auditorium Prof. Ir. Suryono, Rabu lalu (04/11/2015).

Semnas1       Hadir sebagai pemateri dalam seminar, pakar-pakar dan pelaku bidang transportasi antara lain dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Beta Ramadhani M.Sc, Presiden Direktur PT. Mass Rapid Transit Jakarta Dono Boestami, mewakili dari masyarakat yaitu Ketua bidang advokasi MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia) Darmaningtyas, dan mewakili akademisi yaitu guru besar transportasi jurusan teknik sipil dan lingkungan Fakultas Teknik UGM Prof. Dr. Ir. Ahmad Munawar, M.Sc dan Ketua Pusat Jaminan Mutu (PJM) UB Ir. Ahmad Wicaksono, M.Eng, Ph.D.

             Seminar nasional ini mengulas tentang berbagai sistem transportasi massal yang layak dan efisien yang dapat diterapkan di kota-kota besar di dunia sebagai solusi kemacetan yang kerap terjadi di Indonesia. Presiden Direktur PT. Mass Rapid Transit Jakarta, Dono Boestami, dalam seminar nasional ini memaparkan tentang Mass Rapid Transit Jakarta (MRT JAKARTA) yang saat ini sedang dalam proses pembangunan. Staf Bidang Fisik Sarana dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Beta Ramadhani M.Sc., juga membahas tentang Surabaya Integrated Mass Rapid Transit (SMART) yang sedang dalam perencanaan, serta pembahasan lain yang sangat menarik dan bermanfaat dibahas dalam seminar nasional tersebut.

              Dekan Bidang Kemahasiswaan FT-UB saat membuka acara mengungkapkan bahwa kultur di Indonesia yang berbeda-beda membuat penciptaan transportasi yang nyaman dan indah cukup sulit untuk diwujudkan, sehingga perlu didukung dengan ilmu-ilmu yang lain selain ilmu sipil itu sendiri. Penyelenggaraan seminar nasional ini sebagai sarana untuk mengembangkan wawasan guna mencapai transportasi massal bertaraf internasional di masa yang akan datang.

             Sementara itu ketua pelaksana seminar nasional 2015, Aditya Leo Dharmawan mengatakan, penyelenggaraan seminar nasional ini bertujuan untuk menyatukan pemikiran dari berbagai pihak yaitu pemerintah, masyarakat, praktisi, dan akademisi untuk mencari solusi tentang transportasi massal di Indonesia. “Harapan kami dengan adanya seminar nasional ini, ilmu yang diberikan oleh pemateri dapat diterapkan di masyarakat”, ujarnya.

         Pada seminar nasional ini, HMS FT-UB turut mengundang perwakilan mahasiswa jurusan teknik sipil dari berbagai universitas di Indonesia. Para peserta seminar nasional mempunyai respon yang positif dan telah berperan aktif dalam diskusi seminar nasional ini. (red/christin,linda)

Semnas2

OPENING CEREMONY CIVIL FIESTA 2015

OPENING CEREMONY CIVIL FIESTA 2015

Acara tahunan Teknik Sipil Universitas Brawijaya yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Ya, Civil Fiesta 2015 kali ini bertemakan “Inspiration To Our Nation“. Rangkaian acara Civil Fiesta ini diawali dengan lomba English Competion untuk seluruh mahasiswa Universitas Brawijaya dan lomba Bridge Design Competion untuk seluruh siswa SMA/SMK se-Jawa Timur pada tanggal 24-25 Oktober 2015.

adel

Rangkaian acara selanjutnya adalah Seminar Nasional yang nantinya akan diadakan pada 4 November 2015 pukul 08.00-16.00 di gedung Dekanat Fakultas Teknik lt. 2, Ruang Auditorium Prof. Ir. Suryono. Seminar Naional kali ini bertemakan “Mampukah Indonesia Mengembangkan Sistem Transportasi Massal Bertaraf Internasional?” dengan pemateri-pemateri yang sangat ahli di bidangnya.

Setelah Seminar Nasional, masih ada acara lain yang tidak kalah seru, yaitu Fun Bike yang akan diselenggarakan pada tanggal 14 November 2015. Kegiatan tersebut dapat diikuti oleh seluruh alumni dan KBMS. Acara ini dilaksanakan dengan tujuan memperat tali silahturahmi antar elemen KBMS. Untuk malam harinya akan diadakan acara Gala Dinner yang akan dilaksanakan di depan Gedung A Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya.

Rangkaian acara ini ditutup dengan kegiatan Pengabdian Masyarakat dan Sosialisasi Masyarakat yang akan dilaksanakan di Desa Tajinan, Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat sekitar serta bertujuan untuk memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 28 November 2015.

Serangkaian acara Civil Fiesta 2015 tersebut tidak akan dapat berlangsung lancar tanpa bantuan dari pihak sponsor. Acara ini didukung oleh Universitas Brawijaya, IOM FT-UB, Dekanat FT-UB, PT. Wijaya Karya (Persero), PT. Brantas Abipraya (Persero), The British Institute (TBI), PT. Putra Mayapada, PT. Nindya Karya (Persero), PT. PP (Persero), PT. Tata Guna Patria, Dinas PU Pengairan, PT Catur Bina Perkasa, serta Angkasa Komputer Malang. Dan Media Partner RRI Malang dan Radio Kencana Malang. (red/arifa)

Kuliah Tamu : “Problematika Pembangunan pada Tanah Lunak dan Alternatif Penanganannya”

Kuliah Tamu : “Problematika Pembangunan pada Tanah Lunak dan Alternatif Penanganannya”

Selasa, 29 September 2015, Jurusan Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya mengadakan kuliah tamu dengan tema “Problematika Pembangunan pada Tanah Lunak dan Alternatif Penanganannya”. Menghadirkan pemateri Ir. Wahyu P. Kuswanda selaku direktur PT. Teknindo Geosistem Unggul, acara kuliah tamu dilaksanakan di Ruang Sidang Teknik Sipil Universitas Brawijaya dengan diikuti oleh jajaran dosen dan mahasiswa Jurusan Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya.

Foto  Kuliah tamu dipimpin moderator oleh Dr. Eng. Yulvi Zaika, MT yang merupakan dosen dari Jurusan Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Acara dibuka dengan doa, lalu dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari Ketua Pelaksana, Ketua Himpunan Mahasiswa Sipil, dan Ketua Jurusan Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Selanjutnya dibacakan CV (curriculum vitae) dari pemateri oleh moderator, dan acara masuk dalam penyampaian materi oleh Ir. Wahyu P. Kuswanda.

Pada kesempatan tersebut, Ir. Wahyu P. Kuswanda menyampaikan berbagai hal mengenai tanah lunak yang kiranya dapat menambah pengetahuan bagi mahasiswa Jurusan Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya dalam bidang geoteknik. Karena seperti yang dijelaskan, bahwa 10% dari tanah daratan di Indonesia merupakan tanah lunak dan pastinya akan mengalami peristiwa konsolidasi yang menyebabkan terjadinya settlement (penurunan) pada tanah yang berimbas pada konstruksi di atasnya.

Di sana dijelaskan mengenai pengertian tanah lunak, problematika yang sering terjadi pada tanah lunak, dan metode perbaikan tanah pada tanah lunak. Pada kesempatan kali ini mahasiswa Jurusan Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya dijelaskan metode perbaikan tanah lunak dengan cara Preloading tanpa PVD, Preloading dengan PVD, dan Vacuum Consolidation yang bertujuan untuk mempercepat proses konsolidasi. Secara umum, metode yang digunakan adalah dengan mengeluarkan air yang terkandung pada tanah lunak, sehingga konsolidasi dapat terjadi sebelum konstruksi bangunan dibangun. Selain itu juga dijelaskan mengenai perencanaan hingga pelaksanaan metode perbaikan tanah yang sudah disebutkan.

Setelah penyampaian materi, masuk pada sesi tanya jawab. Sesi tanya jawab diisi dengan 5 penanya yang berasal dari kalangan mahasiswa. Lalu acara masuk pada penyerahan vandel dari pihak Jurusan Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya yang diwakili oleh Ir. Siti Nurlina, MT kepada pemateri dan moderator. Kuliah tamu kali ini diharapkan mahasiswa lebih memahami mengenai tanah lunak dan problematika yang terjadi serta cara penanganannya agar dalam pelaksanaanya tidak terjadi kesalahan dalam perencanaan nantinya. Acara berakhir pada pukul 11.00 yang ditutup dengan doa penutup oleh panitia kuliah tamu. (inka)