Browsed by
Category: Berita

Kuliah Tamu Perencanaan Bangunan Gedung Tahan Gempa – Prof. Tavio, ST, MT, Ph. D

Kuliah Tamu Perencanaan Bangunan Gedung Tahan Gempa – Prof. Tavio, ST, MT, Ph. D

Pada tanggal 30 Agustus 2013, Jurusan Teknik Sipil FT UB kedatangan tamu spesial yakni  Prof. Tavio, ST, MT, Ph. D salah  satu juri Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia dan juga merupakan salah satu guru besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Beliau sengaja datang untuk memberikan kuliah tamu tentang Perencanaan Bangunan Gedung Tahan Gempa.

Acara dimulai dengan sambutan ketua pelaksana yang dilanjutkan sambutan panitia pelaksana KJI dan KBGI 2013 Ir. Sugeng P. Budio, MS. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan bahwa sangat merasa senang akan kedatangan bapak Tavio yang meluangkan waktunya untuk membagikan ilmunya kepada keluarga besar mahasiswa sipil. Setelah itu dilanjutkan dengan pengenalan Prof. Tavio, ST, MT, Ph. D oleh moderator kuliah tamu yaitu bapak Eko Andi Suryo, ST., MT., Ph.D.

Kurang dari 15 menit berlangsung, acara penyampaian materipun dilakukan. Dalam materinya, Prof. Tavio, ST, MT, Ph. D menjelaskan tentang definisi gempa, daerah Indonesia yang  rawan akan gempa, daktilitas pada sebuah bangunan, pengekangan pada bangunan serta falsafah bangunan tahan gempa modern.

Dalam presentasinya, pak tavio menjelaskan bahwa gempa bumi akhir-akhir ini sering melanda negara kita. Hal ini dikarenakan negara kita berada dalam  lokasi “Ring of Fire Belt” dimana gempa bumi dengan intensitas tinggi sering terjadi. Untuk mengatasi bahaya dari timbulnya gempa, beliau menambahkan perlu adanya suatu  pengekangan suatu bangunan. Pengekang tersebut dapat berupa tulangan baja yang ada pada beton bangunan. Setelah itu, beliau juga menjelaskan bahwa terdapat tiga sila Falsafah bangunan tahan gempa modern saat ini, yaitu :

  1. Gempa ringan : boleh rusak kecil pada komponen non struktural
  2. Gempa sedang : elemen struktural boleh rusak menengah tetapi dapat diperbaiki
  3. Gempa kuat : elemen struktural dan non struktural boleh rusak parah tetapi struktur tidak roboh

Dari  penjelasan yang diberikan oleh Pak Tavio, tampak antusiasme  peserta kuliah tamu yang hadir cukup tinggi. Terlihat beberapa mahasiswa mengajukan pertanyaan dalam sesi diskusi. Tak mau kalah dengan mahasiswanya, Ketua Jurusanpun sangat antusias sekali untuk bertanya pada Pak Tavio tentang materi yang disampaikan dan ada beberapa hal yang keluar dari materi, misalkan saja tentang cara presensentasi menarik agar mahasiswa memiliki antusias seperti pada kuliah tamu kali ini. Selain itu, Pak Sugeng juga berharap pada Pak Tavio agar berkenan  memberikan ilmunya kepada teman-teman finalis KBGI V setelah acara selesai.

Setelah sesi diskusi berakhir, acara ini dilanjutkan dengan pemberian fendel kepada pembicara sekaligus penutupan dengan do’a. Semoga kuliah tamu yang diberikan oleh Prof. Tavio, ST, MT, Ph. D bermanfaat bagi semua yang hadir di acara tesebut.

Struktur on the Way

Struktur on the Way

Studi lapangan adalah istilah yang digunakan oleh naturalis untuk ilmiah studi mahluk hidup yang hidup bebas di mana subjek yang diamati dalam alam mereka, habitat , tanpa mengubah, merusak, atau mengubah pengaturan serta perilaku dari objek yang diteliti. Studi lapangan ini merupakan hal yang penting bagi sebuah tim jurnalis. Hal ini dikarenakan studi lapangan menjadi salah satu cara pembelajaran yang dapat menggali potensi seorang jurnalis dalam meliput sebuah berita. Mengingat bahwa pekerjaan seorang  jurnalis sangat besar kaitannya dengan apa yg terjadi di lapangan.

6 Juli 2013, Majalah StruktuR mengadakan sebuah acara dalam rangka penyambutan anggota baru yang puncaknya adalah mengunjungi lokasi reklamasi dari lumpur Sidoarjo. Sebelum keberangkatan menuju lokasi studi tentu para peserta perlu memahami mengenai reklamasi itu sendiri. Oleh karena itu diadakan pemberian materi yang diadakan tepat sebelum pemberangkatan.

Bertempat di gedung Mekanika Tanah, Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya acara pemberian materi diselenggarakan. Acara ini dihadiri oleh Bapak Eko Andi dan Bapak Indradi Wijatmiko selaku perwakilan dosen, Benny Christian selaku Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa Sipil, Dimas Cuzaka selaku Pimpinan Umum Majalah StruktuR, serta Bapak Bambang Hadi dan Bapak Aris Hartanto selaku perwakilan dari BPLS (Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo). Acara dimulai dengan sambutan dari Pimpinan Umum Majalah StruktuR dilanjutkan sambutan dari perwakilan dosen serta perwakilan BPLS.

Acara dilanjutkan dengan pemberian materi dari pihak BPLS. Mulai dari awal kejadian lumpur sidoarjo yang awalnya dianggap kejadian biasa, hingga pelaksanaan proyek reklamasi ini dibahas secara singkat dan jelas oleh bapak Aris Hartanto. Setelah pemberian materi, diadakan sesi tanya jawab. Beberapa dari pihak perwakilan dosen serta dari peserta sendiri memiliki pertanyaan yang cukup menarik mengenai proyek reklamasi yang tentunya berhubungan dengan bidang ketekniksipilan. Acara ini ditutup dengan pemberian kenang-kenangan dari Majalah StruktuR kepada pihak BPLS.

Selanjutnya adalah acara utama yaitu kunjungan menuju lokasi reklamasi. Butuh waktu sekitar dua setangah jam perjalanan dari Universitas Brawijaya ke lokasi reklamasi yang terletak di daerah Apolo, Sidoarjo. Pukul 10.00 WIB, udara yang cukup hangat menyambut para peserta studi lapangan kali ini di Dermaga Tlocor. Dari Dermaga Tlocor inilah pengunjung dapat menyebrang menuju Pulau Sarina yang merupakan hasil reklamasi dari lumpur Sidoarjo. Namun perjalanan tidak berjalan begitu lancar. Peserta diharuskan menunggu dalam waktu yang cukup lama untuk menyebrangi sungai Porong in. Hal ini dikarenakan ketersediaan perahu yang beroperasi yang kurang memadai.

Butuh waktu sekitar 20 menit untuk menyeberangi sungai Porong hingga Pulau Sarina. Pemandangan yang menakjubkan menemani para peserta dalam perjalanan menyeberangi sungai porong. Sesampainya di Pulau Sarina, peserta dibuat terkagum-kagum oleh pemandangan yang disuguhkan. Lumpur yang awalnya menjadi salah satu bencana terbesar di Jawa Timur telah berubah menjadi pulau yang sangat indah. Berbagai macam tanaman tumbuh dengan sendirinya dikarenakan kandungan unsur hara yang tinggi di lumpur itu sendiri. Beberapa warga sekitar pun memanfaatkan Pulau Sarina sebagai tempat rekreasi yang cocok untuk penyuka alam. Bangunan Jetty yang telah dijelaskan sebelumnya oleh bapak Aris Hartanto yang berfungsi sebagai pengendali aliran lumpur tampak kokoh di pinggiran pulau Sarina. Tim Jurnalis juga telah melakukan wawancara kepada pihak pengoperasian proyek reklamasi lumpur Sidoarjo ini yang artikelnya dapat dibaca selengkapnya di Majalah StruktuR edisi XII.

Sekitar pukul 14.30 WIB para peserta kembali menuju Dermaga Tlocor. Di Dermaga Tlocor tidak lupa Majalah StruktuR juga memberikan kenang-kenangan kepada pihak BPLS yang bertanggung jawab dalam pengoperasian proyek reklamasi ini. Setelah itu peserta kembali menuju Universitas Brawijaya. Dengan diadakannya acara ini diharapkan menjadi sebuah pengalaman yang cukup berharga  bagi para peserta dan para peserta dapat mengambil pelajaran yang penting selama acara berlangsung.

Join Research antara Jurusan Sipil NCU (National Central University) dengan Jurusan Sipil FT-UB

Join Research antara Jurusan Sipil NCU (National Central University) dengan Jurusan Sipil FT-UB

Tanggal 24 Juni 2013, tepat pukul 14.00 WIB  diadakan pertemuan antara perwakilan NCU (National Central University) dengan dosen Jurusan Sipil FT-UB. Acara yang dilakukan di ruang sidang Jurusan Sipil FT-UB ini, dimaksudkan untuk mengenalkan profil maupun research yang ada pada masing-masing pihak. Acara ini diawali dengan pembukaan oleh salah satu dosen pengajar sekaligus sebagai Pembantu Dekan I, yakni Ir. Ludfi Djakfar, MSCE, Ph.D . Pembukaan dilanjutkan dengan pemberian sambutan oleh Ketua Jurusan Sipil FT-UB Ir. Sugeng P. Budio, MS. Kedatangan perwakilan NCU ini merupakan kerjasama antara Jurusan Sipil FT-UB di bidang penelitian.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan research area di Universitas Brawijaya khususnya Jurusan Teknik Sipil yang disampaikan oleh Dr. Eng. Indradi W, ST, M. Eng.  Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa Jurusan Sipil FT-UB memiliki enam bidang keilmuan yang dijadikan area penelitian, yaitu Struktur, Transportasi, Geoteknik, Komputasi, Studio Perancangan, dan PSIG. Dari masing-masing bidang tersebut, terdapat laboratorium dengan beberapa fasilitas yang mendukung penelitian.

Setelah itu, dilakukan pemaparan profil dan research dari pihak NCU oleh  Profesor Hsieh-Lung Hsu. Profesor Hsieh-Lung Hsu menjelaskan bahwa NCU merupakan salah satu universitas terbaik di Taiwan. Dalam statistik yang ada, digambarkan bahwa NCU memiliki kerjasama internasional dengan banyak negara khususnya di Benua Eropa dan benua Asia (bagian utara dan selatan). NCU memiliki beberapa fakultas dan jurusan yang salah satunya adalah jurusan Sipil. Jurusan Sipil di NCU memiliki beberapa macam bidang keilmuan yang dijadikan area penelitian, yaitu Mechanics and structural Engineering, Geotechnical Engineering, Materials, Transportation Engineering, Water Resources, Geoinformatics, dan Information technology. Salah satu hal yang paling menonjol dari Jurusan Sipil di NCU adalah tersedianya laboratorium yang luas dengan fasilitas yang lengkap. Setelah pemaparan research antar masing-masing institusi, dilanjutkan dengan sesi pertanyaan. Pada sesi pertanyaan, beberapa dosen dari Jurusan Sipil FT-UB menanyakan beberapa hal, salah satu diantaranya adalah memungkinkah dilakukan sebuah penelitian bersama dengan konsentrasi bidang ilmu yang berbeda. Suasana semakin akrab terlihat karena beberapa kali profesor Lung melontarkan candaan kepada dosen yang hadir saat itu.

Sebelum berakhirnya acara, Jurusan Sipil FT-UB memberikan sebuah kenang-kenangan untuk pihak NCU begitu pula sebaliknya pihak NCU memberikan sebuah kenang-kenangan untuk Jurusan Sipil FT-UB. Dari pertemuan ini, diharapkan agar Jurusan Sipil FT-UB dengan Jurusan Sipil NCU bisa bekerja sama dengan baik dalam bidang penelitian maupun peningkatan sumber daya manusia masing-masing.

Pengenalan Dunia Kerja Setelah Lulus Perguruan Tinggi

Pengenalan Dunia Kerja Setelah Lulus Perguruan Tinggi

Mendapatkan Ilmu Baru melalui Kuliah Tamu

Pada Jumat (31/5/13) Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) mengadakan kegiatan menarik di kampus Teknik Sipil Universitas Brawijaya berupa Kuliah Tamu. Kegiatan rutinitas yang diadakan setiap semester ini mendapatkan antusias yang menarik bagi banyak mahasiswa. Kuliah tamu yang bertemakan “Pengenalan Dunia Kerja Setelah Lulus Perguruan Tinggi” dimaksudkan agar para mahasiswa yang akan lulus kelak memiliki pandangan kedepan mengenai dunia kerja setelah lulus perguruan tinggi nantinya. Kuliah tamu ini bekerjasama dengan PT. Waskita Karya (Persero) Tbk. Divisi Regional III.

Yang menarik dari kuliah tamu ini adalah pemateri kuliah tamu yaitu Bapak Ir. Fathor Rachman,MT beliau adalah alumni Teknik Sipil 1984. Beliau merupakan General Manager PT. Waskita Karya (Persero) Tbk. Divisi Regional III.

Dalam kuliah tamu tersebut, beliau menjelaskan tentang beberapa proyek yang dikerjakan oleh PT. Waskita Karya (Persero) Tbk. Salah satunya adalah proyek jalan tol Nusa Dua Bali yang saat ini masih dalam proses penyelesaian. Selain itu, beliau menjelaskan tentang pengalaman beliau dalam merasakan asam garam hidup di dunia keproyekan. Mulai dari nol sampai saat ini adanya beliau ceritakan.

Sebelum acara selesai, peserta kuliah tamu diberikan kesempatan untuk bertanya. Beberapa peserta antusias dalam bertanya, diantaranya bertanya tentang bagaimana peluang kerja untuk seorang fresh graduate, tips untuk meraih kesuksesan, dan bagaimana cara bertahan dalam persaingan kerja dengan institusi lain serta masih banyak lagi.

Di akhir acara, pak fathor memberikan pesan kepada peserta kuliah tamu bahwa tidak ada yang tidak mungkin dalam dunia ini, dengan berusaha dan berdoa kita pasti bisa meraih apa yang terbaik buat kita.

Peranan Perempuan Dalam Pembangunan Saat Ini

Peranan Perempuan Dalam Pembangunan Saat Ini

“Dari Perempuan Untuk Perempuan”, kalimat tersebut sangat mewakili perjuangan seorang perempuan. Ketika mendengar kata perempuan, kita akan selalu ingat akan perjuangan seorang Kartini dalam memperjuangkan hak-hak untuk disetarakan dengan kaum lelaki. Kartini adalah sosok perempuan kuat yang patut di contoh oleh semua wanita yang ada di Indonesia. Bertolak dari penjelasan seorang perempuan, Himpunan Mahasiswa Sipil FT-UB mengadakan acara kuliah tamu yang sedikit berbeda dari biasanya, karena pembicara kali ini adalah dua orang perempuan sukses dan merupakan alumni Teknik Sipil Universitas Brawijaya, yaitu Ir. Erni Yurianti dan Ir. Nila Kurniawati. Kegiatan ini, merupakan salah satu bentuk kepedulian alumni perempuan terhadap calon engineer perempuan di Jurusan Sipil FT-UB. Kuliah tamu ini dibagi dua sesi yaitu sesi pertama yang disampaikan oleh ibu Erni dan sesi kedua disampaikan oleh ibu Nila.

Sesi pertama yang disampaikan oleh ibu Erni, menjelaskan tentang apa itu wanita teknik. Dalam penjelasannya, beliau menyebutkan bahwa wanita itu sangat identik dengan lemah, cengeng, takut menghadapi masalah, rapuh bahkan rawan akan dilecehkan oleh beberapa pihak. Namun, sebagai wanita teknik, semua hal itu wajib ditinggal karena wanita teknik itu beda, timpal beliau dengan lantang.  Wanita teknik itu pemberani, kokoh, tangguh dan suka dengan tantangan. Maka tidak heran jika melihat wanita teknik yang tidak mudah menyerah dalam menghadapi hidupnya karena dia sudah terbiasa. Namun untuk menjadi seorang wanita teknik yang sejati, kita harus memiliki modal salah satunya adalah wawasan pengetahuan yang luas dan mengikuti organisasi untuk mengasah softskill kita.

Selanjutnya sesi kedua disampaikan oleh ibu Nila. Beliau menjelaskan tentang pengalaman-pengalaman beliau dalam melakukan kerja sebagai seorang wanita di tengah proyek. Beliau juga menyampaikan bahwa memang sedikit sulit untuk membiasakan diri menjadi seorang yang kuat dalam kerasnya dunia keproyekan. Namun dengan adanya niat yang kuat, kepercayaan diri dan semangat juang yang tinggi pasti bisa menjalani semua itu. Setelah kedua sesi berakhir, dilanjutkan dengan sesi pertanyaan dari peserta kuliah tamu. Salah satu diantaranya bertanya tentang tantangan seorang wanita terhadap globalisasi saat ini.

Jalan Tol Nusa Dua – Ngurah Rai – Benoa

Jalan Tol Nusa Dua – Ngurah Rai – Benoa

Pulau Bali merupakan salah satu daftar pulau eksotis dunia yang sudah terkenal oleh turis mancanegara. Bukan hanya keindahan alam dan arsitektur budaya hindunya melainkan keramah tamahan penduduk asli Bali ya ng membuat turis  nyaman berkunjung kesana. Untuk memajukan kegiatan pariwisata Bali sekaligus menambah kualitas kenyamanan wisatawan, pemerintah daerah bekerjasama dengan pemerintah pusat membangun beberapa infrastruktur utama maupun penunjang yang ada disana.

Saat ini pemerintah sedang giat menggalakkan pembangunan infrastruktur di sejumlah daerah termasuk Bali dalam rangka Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) sekaligus persiapan Indonesia sebagai tuan rumah Asia-Pasific Economic Cooperation (APEC) 2013 di Nusa Dua Bali.

Salah satu proyek pengembangan infrastruktur utama di Bali yang sedang dibangun yaitu pembangunan Jalan Tol Nusa Dua – Ngurah Rai – Benoa dimana pembangunan ini dikerjakan oleh tiga kontraktor BUMN (Adhi Karya, Hutama Karya dan Wijaya Karya).

Baca selengkapnya di Bullet-In StruktuR Edisi 05/Mei/2013

Download – Bullet-In StruktuR Edisi 05/Mei/2013