Browsed by
Category: Berita

KuliahTamu : Project Management Auto Road Algeria (PT WijayaKarya)

KuliahTamu : Project Management Auto Road Algeria (PT WijayaKarya)

Pada 4 November 2014, jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya Malang megadakan kuliah tamu bertemakan Project Management Auto Road Algeria. Materi kuliahtamu kali ini disampaikan oleh Ir. Destiawan Soewardjono, MBA selaku Direktur Operasi III PT WijayaKarya (Persero) Tbk. Beliau merupakan alumni jurusan Teknik Sipil yang berhasil menempati posisi penting PT WijayaKarya (Persero) Tbk. Hal ini salah satu yang mempengaruhi antusias mahasiswa jurusan Teknik Sipil untuk mengikuti kuliah tamu kali ini.Sejakpukul 07.30 bangku di Ruang Sidang Teknik Sipil sudah hampir penuh oleh para peserta. Dan pada kuliah tamu kali ini yang bertindak sebagai moderator adalah Bapak Saifoe El Unas, ST, MT .

Acara kuliah tamu dibuka dengan sambutan dari Ketua Pelaksana kuliah tamu, lalu sambutan dari Ketua Himpunan Mahasiswa Sipil, dan yang terakhir sambutan dari Ketua Program Studi S1 Teknik Sipil Dr. Eng. Indradi Wijatmiko, ST., M.Eng. Setelah sambutan selesai disampaikan, PT WijayaKarya (Persero) Tbk menampilkan video profil perusahaan. Melalui video tersebut para peserta mendapat banyak informasi yang lebih rinci tentang PT WijayaKarya(Persero) Tbk, mulai dari visi misi hingga bidang bisnis yang dikelola serta kinerja keuangan. Setelah itu moderator membacakan perjalanan karir dari Bapak Destiawan mulai dari pendidikan hingga karirnya di PT WijayaKarya(Persero) Tbk.

Akhirnya acara masuk pada penyampaian materi oleh Bapak Destiawan tentang Project Management Auto Road Algeria. Proyek yang dimulai pada tahun 2007 ini merupakan proyek pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 1200 km. Pembangunan jalan ini dibuat dengan tujuan untuk menghubungkan perbatasan timur dan barat Afrika Utara. Dimana yang awalnya lama perjalanan yang ditempuh kurang lebih 7 jam, setelah dibangun auto road menjadi 3 jam.

1417218177939

Pada proyek ini pemerintah Aljazair selain menjalin kerjasamadengan PT WijayaKarya(Persero) Tbk, mereka juga bekerjasama dengan perusahaan kontarktor terkenal dari Jepang, Kajima. Dari 1200 km proyek yang akan dikerjakan, PT WijayaKarya(Persero) Tbk dipercaya untuk mengerjakan sebagian besar dari proyek tersebut. Dalam proyek ini dibagi menjadi 3 bagian, dimana perusahan Jepang mendapatkan pekerjaan 400km dari total panjang proyek. Alasan PT WijayaKarya(Persero) Tbk dipilih ialah karena memiliki pabrik beton precast sendiri. Dalam pelaksanaan proyek, PT WijayaKarya(Persero) Tbk memang memiliki andil yang cukup besar. Hal ini juga dapat dibuktikan dengan penyediaan pekerja untuk proyek periode 1 Juli 2007 sampai30 Juni 2010 sebanyak1.280 orang. Selain mengirimkan pekerja dari Indonesia, PT WijayaKarya(Persero) Tbk juga mengirimkan alat berat untuk menunjang pelaksanann proyek. Dan yang lebih membanggakan lagi, dari sekian banyak engineer yang terlibat dalam proyek ini ada beberapa alumni Jurusan Teknik Sipil yang ikut andil didalamnya.

Selama proyek berlangsung para pekerja lapangan terus dipantau keamanan, kesehatan serta mentalitasnya. Para pekerja pun dituntut untuk tetap bekerja secara disiplin karena setiap pukul 07.00 alarm dibunyikan dan akan ada kurang lebih 40 bus yang menjemput mereka dari tempat camp ke lokasi proyek. Di dalam bus, para pekerja tida kdiperbolehkan desak-desakan dan harus duduk pada bangku penumpang, hal ini bertujuan agar semua pekerja dapat bekerja secara baik dan nyaman saat tiba di lokasi proyek. Fasilitas camp yang sangat memadai dan nyaman juga disediakan bagi para pekerja, didalam camp tersebut sudah dilengkap idengan AC, fasilitas fitness room, karaoke room, soccer field, tennis field, volley field, dan masih banyak fasilitas lainnya. Camp tersebut juga tak luput dari fasilitas cafeteria 24 jam yang selalu menyediakan makanan lezat dan bergizi bagi pekerja.Kondisi sosial para pekerja pun tetap dipantau dan dikontrol, ikatan antara para pekerja dengan masyarakat juga terjalin dengan baik melalui acara yang diadakan oleh penduduk lokal dengan mengundang para pekerja.

Para pekerja juga kerap dihadapkan oleh resiko-resiko, mulai dari cuaca 4 musim dengan musim dingin yang ekstrim, kondisi sosial-budaya yang berbeda dengan Indonesia, perbedaanbahasa yang digunakan, minimnya lalu lintas ekspor impor barang, serta perbedaan standar kontrak dan teknis kerja yang dipahami. Namun, hal – hal tersebut dapat teratasi dengan baik. Mulai penyesuaian jadwal pekerjaan dengan keadaan cuaca disana, misalnya pada saat musim panas para pekerja diberikan makan sebanyak 5 kali untuk menjaga fisik para pekerja. Selain mengirimkan pekerja dari Indonesia dalam proyek ini ada campur tangan dari pekerja setempat. Cukup sulit untuk memperkenalkan sistem pekerjaan yang biasa dilakukan oleh pekerja Indonesia kepada mereka. Namun, lama kelamaan mereka mulai terbiasa dengan kerja lembur dengan upah yang cukup besar. Selain upah yang cukup besar para pekerja juga diantar untuk menuju rumah masing – masing.

Setelah materi tentang Project Management Auto Road Algeria diberikan, para peserta diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan berdiskusi. Para peserta pun sudah siap dengan pertanyaannya.Pertanyaan yang diajukan pun bermacam-macam, namun tetap seputar tentang bagaimana standart proyek di internasional, prospek enginner wanita dalam dunia kontraktor, serta tips dan cara melakukan perkerjaan pembangunan pada cuaca ekstrim. Satu persatu pertanyaan pun dijawab dengan baik oleh Bapak Destiawan, sehingga pertanyaan yang disampaikan peserta dapat terjawab.

1417218189996

Waktu terus berjalan dan tiba pada penghujung acara. Banyak harapan yang diutarakan dari kuliah tamu kali ini. Salah satunya peserta memiliki kebanggan sebagai alumni Teknik Sipil Universitas Brawijaya. Selain itu agar para peserta bisa termotivasi untuk dapat bekerja di lapangan dengan daya saing yang baik.Dan ini merupakan bukti nyata bahwa lulusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya dapat bersaing dengan lulusan dari Universitas lain. (Inka/Valni)

Pengabdian Masyarakat di Desa Ngabab, “Dedikasi Untuk Negeri”

Pengabdian Masyarakat di Desa Ngabab, “Dedikasi Untuk Negeri”

Pengabdian masyarakat merupakan salah satu rangkaian kegiatan Civil Fiesta 2014. Kegiatan yang mengusung tema “Dedikasi untuk Negeri” ini, mengerahkan segenap KBMS dan masyarakat Dusun Torong-Ngabab untuk bekerjasama memperbaiki PAUD Permata Hati Dusun Torong-Ngabab Pujon Malang

Pengabdian Masyarakat yang dipelopori mahasiswa Teknik Sipil Universitas Brawijaya terselenggara pada 16 November 2014. Bertempat di Dusun Torong-Ngabab Pujon Malang, KBMS beserta masyarakat sekitar bekerjasama memperbaiki PAUD Permata Hati. Antusiasme mahasiswa terlihat sejak pukul 05.30 WIB berkumpul di depan Himpunan Mahasiswa Sipil dan bersama-sama menuju lokasi. Beberapa mahasiswa bahkan sudah menginap dan mempersiapkan segala keperluan di lokasi sehari sebelumnya.

Peserta tiba di lokasi pukul 07.30 WIB dan langsung terbagi menjadi dua kelompok, terdiri atas mahasiswa putra yang bertugas menangani proyek dan mahasiswa putri yang bertugas memasak serta bermain bersama adik-adik PAUD. Proyek yang terdiri dari pengecatan, pembuatan pagar, serta bersih-bersih desa, juga dibantu oleh warga sekitar. Dengan semangat para mahasiswa putra mulai mengerjkan pekerjaan masing – masing. Pekerjaan ini dibagi menjadi beberapa kelompok, ada yang bersama warga melakukan bersih desa. Ada sekelompok mahasiswa putra yang bekerja sama membuat pagar bambu. Dan bagian lainnya melakukan pengecatan.

Mahasiswa putri yang bertugas memasak dan rekreasi dengan adik-adik PAUD tak kalah antusiasnya. Rekreasi desa yang terdiri atas tiga pos pemberhentian ini berisi hiburan yang berupa kegiatan bernyanyi bersama pada pos 1, melatih sistem motorik adik-adik pada pos 2, dan meriew kegiatan yang sudah dilakukan pada pos 3. Keceriaan terpancar dari wajah mungil adik – adik PAUD Permata Hati. Mereka sangat menikmati permainan yang diberikan oleh mahasiswa putri. Tak cukup dengan rekreasi desa acara bermain sambil belajar ini dilanjutkan dengan kegiatan mewarnai dan menonton film kartun bersama. Mungkin untuk anak seusia mereka kartun merupakan tontonan yang tepat, kurangnya porsi acara hiburan televisi untuk mereka menggugah panitia untuk memenuhi kebutuhan hiburan untuk mereka. Dengan baju seragam kebanggan mereka, adik – adik PAUD Permata Hati mengikuti rangkaian acara dengan penuh keceriaan.

          IMG_0240

Sedikit menengok sejarah PAUD Permata Hati. PAUD yang berdiri sejak tahun 2004 ini, terdiri atas dua kelompok kelas, yaitu A dan B, yang terbagi berdasarkan umur, dan hanya terdapat satu pengajar, yaitu Ibu Isna. Setiap kelompok kelas kurang lebih terdiri atas 15 murid. Menurut beliau, kegiatan Pengabdian Masyarakat ini sangat membantu menciptakan kenyamanan lebih dalam proses belajar mengajar. “Ruangan sebenarnya tidak terlalu penting, yang penting adalah proses belajarnya, tetapi ruangan yang bersih akan membuat lebih nyaman”, ungkap beliau.

Proses belajar mengajar harus terbagi menjadi 2 dikarenakan hanya terdapat satu pengajar sementara ada dua kelompok kelas. Proses awal dan akhir pembelajaran biasanya akan digabung langsung oleh Ibu Isna, selanjutnya murid-murid kelas A akan masuk terlebih dahulu dan dilanjutkan proses belajar mengajar untuk murid kelas B seusai istirahat.Hal ini berlangsung selama beberapa tahun sejak berdirinya PAUD ini.

Antusiasme warga memberikan semangat lebih bagi para mahasiswa. Kegiatan yang awalnya hanya berupa program kerja, akhirnya dapat terealisasi dan memberikan manfaat untuk orang lain. Walau sempat mengalami kesulitan diawal, namun saat hari pelaksanaan jumlah SDM yang ada dapat bekerjasama dengan baik. Terbukti dari proses pekerjaan perbaikan yang selesai lebih cepat dari timeline yang direncanakan. Selain itu, target-target yang diinginkan pun tercapai dengan baik. “Kami berharap kerjasama ini dapat terus terjaga, dan apa yang sudah kami lakukan dapat bermanfaat untuk adik-adik dan warga sekitar”, tutur Adven, selaku Sekretaris Umum acara Pengabdian Masyarakat.

Dengan terlaksananya acara ini semoga bermanfaat untuk masyarakat khususnya masyarakat Dusun Torong – Ngabab Pujon Malang. Selain itu, ini merupakan cara untuk memenuhi Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Dimana mahasiswa harus mampu bersosialisasi dengan masyarakat dan mampu berkontribusi nyata. (Rahma/Arifa)

Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia VI

Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia VI

22 november 2014, acara KBGI ke VI yangbertemakan “Rumah Kayu Bertingkat Tahan Gempa, Artistik dan Berbasis Kearifan Lokal” yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Malang. Kali ini 9 tim yang telah lolos dari 26 tim seleksi proposal berkesempatan berlaga dalam kompetisi ini. Kompetisi ini dibagi menjadi 3 sesi yang terdiri dari 3 tim dalam setiap sesi, setiap tim terdiri dari tiga personil dan satu dosen pembimbing. Tepat pada pukul 08.15 WIB kompetisi sesi pertama di mulai, sesi pertama diikuti oleh tim dari Universitas Brawijaya Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, dan Universitas Syah Kuala Aceh. Saat juri dan panitia memberikan aba-aba kompetisi dimulai, ketiga tim pada sesi pertama mulai merakit gedung bangunan yang mereka rencanakan. Para suporter dari masing-masing pun memberikan support yang meriah.

            Trisula Team dari Universitas Brawijaya merencanakan untuk membangun gedung rumah bertingkat dua yang memiliki konsep rumah Bali dengan nama Rajawali Building. Trisula Team mulai merakit bangunan mereka dari plat lantai, kolom, dan dinding untuk bangunan lantai pertama. Setelah bagian lantai pertama selesai, mereka mulai merakit balok dan kolom untuk lantai dua. Lalu mereka lanjutkan dengan pemasangan dinding untuk lantai dua dan kerangka kuda-kuda atap. Namun, sebelum pemasangan kerangka kuda-kuda atap pada durasi 2 jam 20 menit, tim juri dan panitia melakukan pengukuran dimensi bangunan yang telah didirikan. Setelah tim juri dan panitia selesai melakuan pengukuran, Trisula Team kembali melakukan perakitan rangka kuda-kuda atap pada bangunan mereka. Setelah pemasangan rangka kuda mereka langsung bergegas memasang atap dan ornamen-ornamen pada bangunan. Tim Cakradonya dari Universitas Syah Kuala Aceh dan Tim Surya Kawulyan dari Universitas Muhammadiyah Malang berhenti merakit bangunan mereka tepat pada saat durasi menunjukkan 3 jam, yang sesuai dengan peraturan perakitan KBGI ini. Untuk Trisula Team dari Universitas Brawijaya berhasil menyelesaikan bangunan gedung mereka dengan durasi 2:52:26.

 IMG_8681

Setelah perakitan gedung dari semua tim selesai, tahap berikutnya adalah proses pembebenan bangunan. Pembebanan bangunan ini dilakukan sebagai simulasi beban gempa horizontal yang diberiakan pada masing-masing bangunan. Proses ini dilakukan dengan memberikan beban pada bagian depan dan belakang bangunan sebanyak dua kali pada masing-masing bagian. Beban yang diberikan mulai dari 15kg, 30 kg, 45 kg, dan 60 kg. Lalu beban tersebut dikurangi dengan mengambil beban dengan interval 15 kg, dari 60 kg hingga 0 kg. Pengukuran setiap uji beban yang diberikan dan dikurangkan pada bangunan dihitung dengan alat yang telah disediakan oleh panitia dan juri sehingga dapat terlihat lendutan pada bangunan. Trisula Team memperoleh hasil : Energi dissipasi total sebesar 567,33 kg/mm dengan simpangan maksimum 5,41 mm. Tim Surya Kawulyan memperoleh hasi l: Energi dissipasi total sebesar 1054,58 kg/mm dengan simpangan maksimum 16,23 mm. Tim Cakradonya memperoleh hasil : Energi dissipasi total sebesar 778,35 kg/mm dengan simpangan maksimum 8,85 mm.

Setelah acara selesai pembebana gedung bangunan selesai, semua peserta diberi kesempatan untuk ishoma dan istirahat. Tim StruktuR-pun berhasil mewawancarai para personil dari Trisula Team Universitas Brawijaya. Menurut para personil Trisula Team, mereka belum cukup puas dengan hasil perakitan gedung bangunan mereka karena adanya kesalahan ukuran rangka atap sehingga terjadi kendala pada pemasangan bagian atap . Namun mereka sungguh senang dan bersemangat ketika Tim Suporter dari Universitas Brawijaya mendukung mereka saat perakitan berlangsung. Untuk kedepannya, mereka juga berharap agar penerus KBGI selanjutnya dapat menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Harapan terakhir yang mereka ucapkan adalah kemenangan yang ingin mereka raih pada pengumuman esok hari untuk tim KBGI dan KJI karena mereka telah memberikan yang terbaik untuk kompetisi ini.(Ismiralda/Christin)

IMG_8686

OPENING CEREMONY KJI KBGI 2014

OPENING CEREMONY KJI KBGI 2014

21 November 2014 bertempat di DOME Universitas Muhammadiyah Malang, tepat pukul 7.40 acara pembukaan Kompetisi Jembatan Indonesia X dan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia VI dilaksanakan. Acara ini dimulai dengan persembahan paduan suara Gita Surya Universitas Muhammadiyah Malang. Dilanjutkan dengan pertunjukan orchestra dari Muhasa Chamber Orchestra yang merupakan murid-murid dari SMP Muhammadiyah Malang. Selagi acara berlangsung, para kontingen dari masing-masing universitas dan juri serta dosen pembimbing mempersiapkan diri ditempat masing-masing.

Setelah acara pertunjukan seni, dilanjutkan dengan defile para kontingen dari masing-masing universitas. Universitas yang menjadi peserta KJI KBGI pada tahun ini antara lain : Politeknik Negeri Jakarta, Universitas Syah Kuala Aceh, Institut Teknologi Nasional Bandung, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Mataram, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Institut Teknologi Bandung, Politeknik Negeri Bandung, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Brawijaya, Universitas Indonesia, Universitas Kristen Maranata Bandung, Politeknik Negeri Semarang, Politeknik Negeri Malang, dan Universitas Negeri Malang.

Setelahlagu Indonesia Raya dan Sang Surya disenandungkan, dilanjutkandengan lantunan ayat suci Al-qur’an oleh perwakilan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang. Ir. Sudarman, MT. selaku ketua panitia pelaksana KJI KBGI 2014 memberikan sambutan dan laporan mengenai pelaksanaan KJI KBGI 2014. Sambutan selanjutnya diberikan oleh perwakilan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang dan Dra. Victoriana Suhartini selaku Kasubdit Kreativitas Mahasiswa dan Pengabdian Masyarakat Dirjen Dikti.

Kompetisi Jembatan Indonesia ke-10 dan Kompetisi Bangunan Gedung ke-6 resmi dibuka dengan membunyikan sirine oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, Pembantu Rektor Universitas Brawijaya Malang,serta Kasubdit Kreativitas Mahasiswa dan Pengabdian Masyarakat Dirjen Dikti. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piala bergilir Reka Cipta Griya Indonesia untuk KBGI dan Piala Reka Cipta Titian Indonesia untuk KJI . Opening Ceremony acara KJI X dan KBGI VI ditutup dengan doa oleh Drs. Syaiful Amin M,Ag. Selamatberjuangkontestan KJI X dan KBGI VI.

 IMG_0573

Susunan Redaksi StrukuR periode 2014/2015

Susunan Redaksi StrukuR periode 2014/2015

Ketua Divisi Struktur       : Filki Suri Widyatami

Pemimpin Umum             : Ilma Audian

Pemimpin Redaksi           : Intan Sulistyo Warni

Pemimpin Perusahaan     : Yetty Oktavianita

Pemimpin Media              : Alif Alfianto

Redaksi                        :  Venishea Dea Odavita

Edo Rizky Nugroho

Lina Rahman U.

Rimas Kiki Kirana

Rahmi Aulia

Retno Iswandari

Elisa Renny

Ellen

Inka

Ismiralda Citra

Lechyana Zahra S.

Editor                            : Saraswati Noor Rachma

Rahma Nur Amalina

Setting dan Layout          : Adelina Maulidya F.

Hanif Nursyahbani

Puan Resty Ananda

Karima Nadiah M.

Aisyaning Imansari

Lazuardi Prihatmojo

Ahmad Haidar

Jepris

Reza Dwipa

Roizan Intifada

Humas                         : Ahmad Yuri Anugrah

Aziz Benny W.

Ancha Ardian

Christin Natalia

Christiovalni

Admin                          : Arifa Nurina Nadhila

Ristradianti Dwi A.