Browsed by
Month: April 2014

Lokakarya “Pengembangan Kurikulum Berbasis KKNI”

Lokakarya “Pengembangan Kurikulum Berbasis KKNI”

lokakarya2

Sabtu (29/3/14) telah diselenggarakan lokakarya oleh Teknik Sipil Universitas Brawijaya yang bertempat di ruang sidang jurusan Teknik Sipil, FT-UB. Lokakarya kali ini membahas mengenai pengembangan kurikulum berbasis KKNI. Acara diikuti oleh Pembantu Dekan I FT-UB, dosen jurusan Teknik Sipil FT-UB, alumni (S1, S2, S3), serta mahasiswa (S1, S2, S3). Sesuai dengan rundown yang telah dibuat, lokakarya ini dimulai pukul 08.00. Namun terdapat gangguan kecil di awal acara, yakni padamnya listrik yang megakibatkan acara harus diundur hingga pukul 09.30. Meski begitu, suasana tetap dalam keadaan kondusif dan acara berlangsung dengan lancar.

lokakarya

Acara diawali dengan sambutan dari Pembantu Dekan I FT-UB diikuti dengan sambutan dari Ketua PHK-B2 Progam Studi Sarjana Jurusan Teknik Sipil. Sesi pertama diisi oleh 3 pemateri. Pemateri pertama disampaikan oleh Bapak Ir. Sugeng P. Budio, M.S. dari Teknik Sipil dengan judul Kurikulum Jurusan Teknik Sipil Program Studi S1, S2, dan S3. Materi yang dibahas mengenai penyesuaian kurikulum yang sedang digunakan dengan KKNI yang berlaku. Pemateri kedua diisi oleh Bapak Ir. Adi Prawito, M.M. selaku wakil dari Asosiasi Indokindo Jawa Timur. Materi tersebut berjudul Market Signal & Profil Lulusan. Bahasan yang disampaikan adalah mengenai 3 permasalahan besar yang tengah dihadapi saat ini mengenai tenaga ahli, yakni regulasi (terhambatnya proses kepemilikan SKA), kualitas (kompetensi), dan kuantitas (ketersediaan tenaga kerja). Pemateri kedua diisi oleh Bapak Prof. Djawantoro Hardjito, Ph.D selaku dosen dari Universitas Petra. Judul yang disampaikan adalah Pengembangan Kurikulum Berbasis KKNI. Beliau menyampaikan mengenai akademisi KKNI dan kurikulum yang berjalan di Petra. Setelah selesai menyampaikan presentasi, dibuka sesi tanya jawab untuk seluruh peserta lokakarya. Sesi pertama ditutup dengan penyerahan cinderamata terhadap seluruh pemateri.

Seluruh peserta dipersilahkan untuk ISOMA, lalu dilanjutkan dengan pemberian materi di sesi kedua. Pada sesi ini acara berlangsung lebih santai, namun tetap serius. Pemateri pertama disampaikan oleh Bapak Ir. Gentur Prihantono, M.T. selaku perwakilan dari Denas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jawa Timur. Beliau yang juga merupakan alumni dari Teknik Sipil menjelaskan mengenai kebutuhan kompetensi lulusan yang dibutuhkan di pemerintahan. Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Bapak Ir. Widodo Suyadi, M.Eng selaku stakeholder. Materi yang disuguhkan adalah mengenai kurikulum FT-UB dan juga sudut pandang profesi swasta. Pemateri ketiga diisi oleh Bapak Prof. Dr. Ir. Hendrawan Soetanto, M.Rur.Sc., Ph.D sebagai pakar kurikulum Universitas Brawijaya. Judul presentasi yang disampaikan adalah Limearitas Strata Pendidikan Tinggi Dalam Kaitannya dengan KKNI. Setelah itu dibuka sesi tanya jawab dan ditutup dengan pemberian cinderamata kepada seluruh pemateri.

Kesimpulan dari lokakarya tersebut disampaikan oleh Bapak Ir. Suroso Dipl. HE, M.Eng. Beberapa kesimpulan yang dapat diambil di antaranya adalah tanggapan mengenai usulan perubahan jumlah mata kuliah Teknik Sipil Universitas Brawijaya dari 56 mata kuliah menjadi kurang lebih 40 mata kuliah sesuai dengan KKNI, perlunya peningkatan pembimbingan praktek kerja termasuk di tempat industry, dan juga kerjasama kepada asosiasi untuk dapat memberikan dukungan pada mahasiswa agar siap kerja.