Browsed by
Month: November 2013

Hari Kedua KJI IX dan KBGI V 2013

Hari Kedua KJI IX dan KBGI V 2013

Setelah diadakan konferensi persĀ  kemarin (Kamis, 28/11/13), pada hari ini dilaksanakan serangkaian acara KJI IX dan KBGI V, yaitu technical meeting, presentasi dari para peserta, dan penimbangan bahan-bahan yang digunakan untuk kompetisi tersebut dari setiap tim.

Untuk tahap presentasi, tim KJI diselenggarakan di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya lantai 2, sementara untuk tim KBGI diadakan di Gedung Rektorat Universitas Brawijaya lantai 6. Pelaksanaan presentasi dilakukan mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai. Setiap tim diberi waktu sekitar 40 menit untuk memaparkan proposalnya di hadapan dewan juri.

Tim juri yang menangani presentasi KBGI V diantaranya adalah Prof. Tavio, ST, MT, Ph. D, salah satu Guru Besar ITS yang mengajar di Teknik Sipil, sekaligus sebagai pakar struktur dan bahan. Juri selanjutnya adalah Ir. Jimmy S. Juwana, MSAE berasal dari ITS, merupakan salah satu penyusun buku high class building. Ibu Nunung Martina, ST, Msi., salah satu dosen besar Politeknik Negeri Jakarta.

Menurut ibu Nunung, beberapa aspek yang harus diperhatikan oleh para peserta selama tahap presentasi adalah konsep desain (40%), metode pelaksanaan konstruksi (30%), dan penyampain materi (30%), di mana masing-masing aspek penilaian memiliki beberapa kriteria.

Dari 2 tim yang sudah tampil, tim juri berpendapat bahwa ada tim yang bagus dan memang siap untuk presentasi tersebut, namun ada juga yang kurang begitu bagus. Beliau membeberkan bahwa ukuran penilaian yang dapat diberikan hanya kejujuran dan integritas, bagus dan tidak bagus, serta lulus atau gagal.

Menurut Prof Tavio, adanya kompetisi ini sudah cukup membanggakan dengan hadirnya peserta yang berasal dari Indonesia Timur sehingga memungkinkan untuk pembangunan yang lebih baik di NKRI ini. Bapak Jimmy dan Ibu Nunung menambahkan, bahwa peran dari dosen pembimbing dalam kompetisi ini cukup penting, karena keterlibatan dosen pembimbing secara langsung dapat meningkatkan kualitas dari para peserta.

Tim juri berharap, bahwa dalam kompetisi KBGI selanjutanya tidak hanya berfokus pada bahan kayu saja, namun dapat dikembangkan dengan bahan-bahan lain seperti komposit dan bambu, agar kompetisi tersebut lebih bervariasi dan menumbuhkan inovasi. Dan juga diharapkan agar KBGI dapat diselenggarakan secara internasional.

Beberapa nama dewan juri KBGI V adalah sebagai berikut :

  1. Dr. Sigit Darmawan
  2. Prof. Tavio, ST., MT., Ph.D.
  3. Dr. Ir. Yuskar Lase
  4. Ir. Luthfi Faizal, Dipl E. Eng
  5. Ir. Sutadji Yuwasdiki, Dipl. E. Eng
  6. Ir. Jimmy S. Juwana, MSAE.
  7. Nunung Martina, ST., M.si.
  8. Dr. Eng. Achfas Zacoeb, ST., MT.
  9. Retno Anggraini, ST., MT.
  10. Anis Rosyidah, S.Pd, S.ST, MT.
  11. Ir. Wisnumurti, MT.

Sementara beberapa nama dewan juri KJI IX adalah sebagai berikut :

  1. Dr. Ir. Heru Purnomo
  2. Dr. Ir. Hidayat Sugihardjo
  3. Ir. Budi Santoso, MT.
  4. Dr. Ir. Wiryanto Dewobroto, MT.
  5. Ir. Anton Susattiastanto
  6. Ir. Ginardy Husada, MT.
  7. Ir. Djoko Irawan, MS.
  8. Ir. Sumargo, Ph.D.
  9. Ir. Sugeng P. Budio, MS.
  10. Ir. Iwan Zarkasi, M.Sc.
  11. Ir. Nandang Syamsudin
  12. Dr. Fauzri Fahimuddin
  13. Nuzul Barkah P., ST., MT.
  14. Amalia, SPd., SST., MT.
  15. Ketut Aswatama W., ST., MT.
  16. Dr. Ir. Agnes Hana Patty
  17. Prof. Dr. Ir. Sri Murni Dewi
  18. Ir. Siti Nurlina, MT.
  19. Ari Wibowo, ST., MT., Ph.D.
  20. Dr. Eng. Devi Nuralinah, ST., MT.

Salah satu peserta KJI, bernama Nurul Kurniawan yang berasal dari Universitas Negeri Malang mempunyai harapan agar bisa lolos di empat kategori yang dilombakan yaitu bentang panjang, KJI baja, KJI kayu, dan KBGI serta mempunyai target untuk menjadi juara umum.

Ada kendala yang dialami oleh peserta yang menamakan dirinya Tim Cremona. Mereka lupa membawa kunci yang seharusnya ikut menjadi salah satu alat yang harus ditimbang. Namun masalah ini dapat teratasi karena barang yang tertinggal sudah didapat.