Browsed by
Month: October 2011

INOVASI DRAMIX SEBAGAI MATERIAL BETON KOMPOSIT

INOVASI DRAMIX SEBAGAI MATERIAL BETON KOMPOSIT

Beton merupakan salah satu unsur penting yang ada di dalam dunia keteknik sipilan, dan juga merupakan material dasar dalam dunia pembangunan yang ada di Indonesia dan seluruh dunia. Berikut akan dijelaskan beberapa merek yang umumnya terdapat di lapangan :

  • Bahan Serat

Bahan serat (fiber) dapat meningkatkan kinerja beton, yang dikenal dengan beton berserat. Proses kimiawi dalam beton tidak akan terpengaruh dengan adanya serat dan tidak akan merugikan proses pengerasan beton dalam jangka pendek maupun panjang.

  • Admixture

Salah satu contoh bahan admixture yang ada di pasaran dan biasa digunakan adalah merk sika viscocrete 6100. Viscocrete 6100 merupakan air peredam range tinggi yang menyediakan plastisitas yang sangat baik, dan dapat dikombinasikan dengan campuran bahan akselerator atau retarder untuk mengontrol waktu yang ditetapkan dan kehidupan merosot. Penggunakan Sika-viscocrete 20 HE (NZ) cocok untuk campuran beton yang membutuhkan tinggi awal kekuatan pembangunan.

  • Copper Slag

Copper slag merupakan salah satu dari ground granulated blast furnace. Slag (GGBFS) adalah ampas bijih dan tungku perapian. Komposisi bahannya mendekati semen dan harganya relatif lebih murah. Copper slag dapat digunakan sebagai aditif, serta dapat mengantikan semen dalam adukan beton. Dalam praktik di lapangan persentase penggunaan copper slag dibuat cukup tinggi, berkisar antara 20- 65%. Copper slag yang menggantikan sebagian semen memberikan beberapa keuntungan. Penelitian yang dilakukan Departemen Teknik Sipil Universitas Tarumanagara menunjukkan bahwa penggantian sebagian semen dengan copper slag, dengan porsi 10-40%, dapat menghasilkan beton berkekuatan 60-75 MPa, tergantung pada kehalusan copper slag.

JALUR LINTAS SELATAN

JALUR LINTAS SELATAN

Jalan Lintas Selatan Jawa Timur (JLS) merupakan salah satu program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pembangunan Jalan Lintas Selatan ini statusnya ditingkatkan menjadi program strategis nasional dan pencanangannya dilakukan oleh Presiden RI pada tanggal 14 Februari 2004 bertempat di Kabupaten Blitar. Menurut Bapak Ir. Untung Hidayat, MT selaku Kuasa Pengguna Anggaran JLS, pembangunan JLS dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan pendapatan perkapita antara wilayah Jawa Timur bagian utara, tengah, dan selatan. Pembangunan JLS diperkirakan membutuhkan total biaya sebesar Rp. 7,5 Triliun. Sampai saat ini dana yang sudah dialokasikan sebesar Rp. 1,025 triliun baik dari dana APBN maupun APBD. Biaya pembangunan fisik ditanggung oleh pemerintah provinsi, sedangkan biaya pembebasan tanah telah disediakan oleh masing-masing Pemkab terkait. Dalam pembangunan JLS tidak lepas dari kendala – kendala yang menghadang. Berbagai permasalahan umum yang dihadapi baik teknis maupun non teknis, seperti keterbatasan dana, keadaan topografi, pembebasan lahan, kesulitan penggunaan tanah perhutani, aksesibilitas rendah, dan yang lainnya. Terdapat dua konsep dalam percepatan pembangunan JLS, yaitu konsep selesai tuntas dan memfungsikan section-section tertentu. Dalam upaya percepatan pelaksanaan JLS dilakukan beberapa tahapan, antara lain Penyiapan Badan Jalan + Jembatan Tersambung (Segmental-ALS), Lapis Pondasi + Jembatan Tersambung ( Segmental-Base), Aspal + Jembatan Tersabung (Segmental-Aspal). Salah satu tahapan penting dalam proses pembangunan jalan adalah studi kelayakan. Studi kelayakan diperlukan karena alasan biaya, prioritas, dampak, dan ekonomis.

Malang merupakan salah satu kabupaten yang dilalui Jalan Lintas Selatan. Hingga tahun 2011 ini, jalan lintas selatan yang sudah dapat difungsikan mencapai 61,18% dari panjang total jalan yang direncanakan. Pada perencanaan Jalan Lintas Selatan Kabupaten Malang, terdapat 19 jembatan yang berada di setiap ruas jalan yang terbentang dari batas Blitar hingga batas Lumajang. Dan diharapkan semua ruas dapat segera diselesaikan dan terhubung satu sama lain, agar dapat difungsikan secara optimum, dan memberikan dampak yang positif dan manfaat, baik untuk daerah Malang sendiri maupun daerah lain di luar Malang seperti Blitar, dan Lumajang. Dengan begitu, akan tercipta suatu korelasi yang erat antar daerah-daerah tersebut.

MENAPAKI JEJAK FKMTSI REGIONAL IX JAWA TIMUR PERIODE 2011-2012

MENAPAKI JEJAK FKMTSI REGIONAL IX JAWA TIMUR PERIODE 2011-2012

FKMTSI (Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Sipil) adalah forum untuk silaturrahmi bagi Mahasiswa Teknik Sipil Indonesia yang bertujuan untuk bertukar informasi mengenai dunia ketekniksipilan,menambah kualitas SDM Teknik Sipil Indonesia, membantu Pemerintah dalam menjalankan pembangunan, dan untuk pemerataan kualitas SDM untuk menjalani hidup yang layak dalam Segi Pengetahuan, Keahlian, dan Wawasan yang berhubungan dengan Dunia Sipil. Propinsi Jawa Timur yang termasuk sebagai wilayah Regional IX, dikoordinatori oleh saudara R. Domy Nur Cahyo dari Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya. Namun ada hal yang membanggakan dan bersejarah bagi keluarga besar Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Brawijaya adalah ditetapkannya saudara Denny Angga Permana Putra sebagai sub koordinator wilayah (sub korwil) Malang pada kepengurusan tahun 2011-2012. Baru-baru ini, FKMTSI REG IX JATIM mengadakan rapat koordinasi regional pengurus periode 2011-2010 yang pertama di Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya pada tanggal 16 April 2011. Dalam rapat kerja tersebut menghasilkan beberapa poin untuk dibahas kembali dalam rapat kerja yang kedua yakni penjabaran konsep FKMTSI REG IX JATIM selama satu periode, pembentukan struktural pengurus yang lengkap, dan penjelasan program kerja FKMTSI REG IX JATIM selama satu periode. Selanjutnya rapat koordinasi FKMTSI Regional IX JATIM yang kedua diadakan pada tanggal 28 Mei 2011 di Universitas Brawijaya dalam rapat koordinasi tersebut dibagi menjadi dua agenda yakni agenda pertama yang berisi tentang perjanjian kesanggupan institusi dalam menjalankan program kerja selama satu periode dan yang kedua adalah acara upgrading pengurus lama FKMTSI Regional IX JATIM periode 2010-2011.

AKREDITASI

AKREDITASI

Status akreditasi suatu perguruan tinggi merupakan cermin kinerja perguruan tinggi yang bersangkutan dan menggambarkan mutu, efisiensi serta relevansi suatu program studi yang diselenggarakan. Akreditasi dipahami sebagai penentuan standar mutu serta penilaian terhadap suatu lembaga pendidikan tinggi oleh pihak diluar lembaga pendidikan itu sendiri. Dalam proses akreditasi, seorang penilai tidak akan menilai berdasarkan “hitam diatas putih” saja, namun bukti otentik juga sangat diperlukan. Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya sedang melakukan berbagai perbaikan mulai dari sistem dan SDM yang ada dengan tujuan untuk meningkatkan status akreditasi yang sudah ada. Saat ini akreditasi program studi sangatlah penting dikarenakan beberapa penyedia lapangan pekerjaan mensyaratkan akreditasi program studi sebagai dasar penerimaan lamaran pekerjaannya. Akreditasi sangat erat kaitannya dengan peran keaktifan mahasiswa, baik dibidang akademik maupun non akademik. Jadi, dapat dikatakan bahwa hal yang menentukan penilaian baik buruknya suatu akreditasi salah satunya adalah kualitas dari mahasiswa di suatu perguruan tinggi tersebut.

TRAFFIC LIGHT

TRAFFIC LIGHT

SOLUSI KEMACETAN SIMPANG UB

Kemacetan adalah suatu kondisi yang sering kita alami pada jam-jam dan jalur tertentu. Akan tetapi, bagaimana jika kemacetan itu terjadi di depan pintu gerbang kampus Universitas Brawijaya? Yakni, di depan pintu gerbang yang mengarah ke Jalan Soekarno Hatta. Awalnya simpang yang berfasilitas infrastruktur berupa Jembatan Suhat ini tidak ada masalah. Konflik yang sesungguhnya adalah dibukanya jalur UB yang mana menimbulkan konflik kemacetan di simpang tersebut. Guna mengatasi hal tersebut maka simpang tiga ruas ini direncanakan dengan menggunakan lampu lalu lintas yang dihandle langsung oleh provinsi. Hal ini diperlukan karena selain merugikan para pengguna jalan juga mempengaruhi infrastruktur yang ada yaitu jembatan suhat. Jembatan ini sudah rapuh dan tua. Melihat kondisi jembatan yang ada , muncul solusi lain untuk menanggulangi hal tersebut yaitu dengan membuat jembatan baru. Namun hal tersebut membutuhkan waktu dan anggaran yang cukup besar dalam rencana pembangunan jembatan, dimana jembatan ini masih bisa bertahan. Dalam perkembangannya, kondisi lalu lintas yang ada tidak hanya dipengaruhi kendaraan yang melewati simpang arah ke Betek, MT. Haryono, dan UB, tapi juga akan mengarah ke Apartemen Suhat yang saat ini dalam proses pembangunan. Oleh karena itu, untuk menghindari hal – hal yang kurang baik, dalam proyek ini digunakan lampu lalu lintas yang multi setting.