Tren Juara di KJI Tetap Berlanjut

Tren Juara di KJI Tetap Berlanjut

Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) adalah kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang melombakan tiga cabang rancang jembatan yaitu Jembatan Baja, Jembatan Canai Dingin, dan Jembatan Busur pada tingkat Perguruan Tinggi. Tahun ini adalah tahun ke 14 penyelenggaraan KJI yang diselenggarakan 30 – 2 Desember 2018 oleh Politeknik Negeri Ujung Pandang, Makassar di GOR Universitas Hassanudin dengan tema “Jembatan Nusantara Inovatif, Efisien, Estetis dan Ramah Lingkungan”.

Read More Read More

Sipil UB Mendominasi Deklarasi Diklat Sipil 2018

Sipil UB Mendominasi Deklarasi Diklat Sipil 2018

Deklarasi Diklat Sipil atau yang lebih dikenal dengan akronim Dedikasi, merupakan sebuah rangkaian acara tahunan yang diselenggarakan oleh Teknik Sipil Universitas Hassanudin, Makassar. Tahun 2018 adalah tahun ke sembilan diadakannya Dedikasi dengan mengambil tema “Discover Your Endless Innovation”.Rangkaian acara Dedikasi 2018 terdiri dari Lomba Ketekniksipilan Nasional, Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional, Lomba Mading 3D tingkat SMA, Lomba Fotografi, dan Seminar Nasional yang dilaksanakan mulai tanggal 26 November hingga puncaknya tanggal 30 November 2018.

Read More Read More

Mempererat Komunikasi di FKMTSI Camp 2018

Mempererat Komunikasi di FKMTSI Camp 2018

FKMTSI CAMP Regional IX Jawa Timur adalah salah satu kegiatan Forum Komunikasi Mahasiswa Sipil Seluruh Indonesia. Kegiatan FKTMSI CAMP dilaksanakan pada tanggal 12-13 Mei 2018 di tempat wisata Lembah Giri.

Serangkaian kegiatannya adalah kunjungan ke makam Gus Dur,api unggun, sarasehan para mantan koordinator FKMTSI Jatim, bakti sosial, dan fun game. Delegasi yang dikirim HMS ada 7 orang

Read More Read More

Jurusan Teknik Sipil Brawijaya Kunjungi Proyek Kereta Cepat Pertama di Indonesia

Jurusan Teknik Sipil Brawijaya Kunjungi Proyek Kereta Cepat Pertama di Indonesia

Sebanyak empat puluh satu mahasiswa Teknik Sipil Universitas Brawijaya didampingi oleh dosen pembimbing kunjungi proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung di Jakarta Timur untuk memenuhi undangan yang diberikan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China.

Rombongan Teknik Sipil Brawijaya berangkat pada Rabu pagi, 18 Juli 2018 dan tiba di Jakarta pada Kamis pagi, 19 Juli 2018 dan langsung menuju hotel untuk beristirahat sejenak dan makan pagi. Sekitar pukul 09.00 WIB rombongan berangkat menuju lokasi proyek Tunnel 1 Kereta Cepat Jakarta Bandung di daerah Halim, Jakarta Timur. Lokasi yang dikunjungi ini merupakan control point dari proyek tersebut. Dalam kunjungan ini para peserta diberikan informasi secara umum tentang proyek Kereta Cepat ini.

Read More Read More

Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa – Tingkat Dasar (LKMM-TD) 2018 Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa – Tingkat Dasar (LKMM-TD) 2018 Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Ketrampilan akademis saja tidak akan menjamin mahasiswa mempunyai bekal dalam menempuh dunia kerja nantinya. Kemampuan berorganisasi juga sangat perlu dikuasai mahasiswa, karena dunia kerja merupakan dunia manajemen manusia. Inilah yang melatar belakangi diadakannya Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar atau disingkat LKMM-TD oleh Himpunan Mahasiswa Sipil Universitas Brawijaya.

Read More Read More

Studi Ekskursi Teknik Sipil Brawijaya ke Bali

Studi Ekskursi Teknik Sipil Brawijaya ke Bali

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Melihat dunia kerja secara langsung merupakan hal penting bagi para mahasiswa agar mereka dapat mengetahui bagaimana dunia kerja nantinyaserta kendala-kendala dan permasalahan di dalamnya. Hal ini lah yang melatarbelakangi diselenggarakannya kegiatan Studi Ekskursi oleh jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya.

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 19 – 21 April 2018 di Pulau Bali ini memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk melihat langsung dunia kerja pada bidang yang mereka pelajari. Sebanyak 108 mahasiswa Jurusan Teknik Sipil dan didampingi 6 dosen pembimbing berkunjung ke 4 proyek besar yang sedang dilaksanakan di Bali.

Read More Read More

Teknik Sipil UB Juarai Lomba Desain Breakwater DEDIKASI 2016

Teknik Sipil UB Juarai Lomba Desain Breakwater DEDIKASI 2016

Tim Treize dari Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya berhasil menyabet Juara Harapan I pada kompetisi Desain Pemecah Gelombang DEDIKASI 2016 yang diselenggarakan oleh Universitas Hasanuddin (UNHAS) pada 24-27 Oktober 2016. DEDIKASI 2016 merupakan ajang kompetisi yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Sipil Universitas Hasanuddin dengan menitik beratkan pada perkembangan infrastruktur dan peningkatan kualitas calon engineer. Kompetisi yang dilakukan pada ajang ini antara lain perlombaan perancangan Pemecah Gelombang/Breakwater, LKTI, Seminar, Pelatihan dan Fotografi.
Lomba Breakwater ini diikuti oleh 10 tim yang berasal dari berbagai Universitas di Indonesia. Antara lain Universitas Hasanuddin, Institut Teknologi Bandung, Universitas Brawijaya, Institut Teknologi Sepuluh November, Institut Teknologi Nasional, Universitas Palangkaraya, Universitas Udayana. Universitas Brawijaya sendiri mengirimkan 2 tim pada ajang lomba ini yaitu tim yang berasal dari Teknik Sipil (Treize Team) dan Teknik Pengairan (Bangunan Pantai 64).
Tahapan awal mengikuti lomba ini adalah dengan pembuatan proposal yang menjelaskan rancangan dari breakwater itu sendiri. Proposal ini kemudian diseleksi dan di umumkan 10 peserta finalis Lomba Pemecah Gelombang Metode Tiang Pancang yang Aplikatif, Inovatif dan Efisien. Setelah dinyatakan lolos Tim Treize membuat prototype pemecah gelombang dengan waktu sekitar 1-2 minggu. ANS Breakwater merupakan model Pemecah Gelombang yang dimiliki oleh 3 mahasiswa Universitas Brawijaya yaitu Ayu Febrianti, Nida Rahmayani, dan Salwa Saputri serta Dr. Eng. Alwafi Pujiraharjo, ST, MT selaku dosen pembimbing.
“ANS Breakwater disusun menggunakan material beton dan pipa sebagai tiang pancang.”, pungkas ayu. Desain breakwater ini disesuaikan dengan tema Lomba yaitu menggunakan Metode Tiang Pancang yang berfungsi sebagai pemecah gelombang utama atau sebagai pengikat segmen-segmen kecil dari pemecah gelombang.
“Pembuatan prototype menjadi salah satu kendala yang kami hadapi. Karena waktu yang tersedia cukup singkat. Pengangkutannya juga lumayan susah karena jarak dari sini (Malang) ke Makassar sangat jauh”, ujar Ayu. (red/Rahmi)